Apa sih Mahkamah Konstitusi?

Apa sih Mahkamah Konstitusi? – Mahkamah Konstitusi adalah suatu lembaga negara yang melakukan tugas kekuasaan kehakiman untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan.

Apa sih Mahkamah Konstitusi?
Apa sih Mahkamah Konstitusi?

Mahkamah Konstitusi melaksanakan kekuasaaan kehakiman sebagaimana dimaksud dalam UUD 1945. Mahkamah Konstitusi berkedudukan di ibukota Negara RI. Mahkamah Konstitusi memiliki kewenangan dan kewajiban yang memang sudah diatur dalam UUD.

Indonesia memiliki konstitusi yang dikenal dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, UUD atau konstitusi Negara Republik Indonesia disahkan dan ditetapkan oleh PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada hari sabtu tanggal 18 Agustus 1945.

Dengan demikian sejak itu Indonesia telah menjadi suatu negara modern karena telah memiliki suatu negara modern karena telah memiliki suatu sistem ketatanegaraan yaitu Undang-Undang Dasar atau konstitusi negara yang membuat tata kerja konstitusi modern.

Diawali dengan diadopsinya ide MK (Mahkamah Konstitusi) dalam amandemen konstitusi yang dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Baca Juga : Unsur Identitas Nasional

Pada 13 Agustus 2003 DPR dan pemerintah menyetujui secara bersama UU Nomor 24 Tahun 2003 dan disahkan oleh Presiden, pada tanggal 16 Agustus 2003, Hakim Konstitusi mengucapkan sumpah jabatan di istana negara.

Kewajiban dan Wewenang MK (Mahkamah Konstitusi)

Setelah mengetahui sekelumit penjelasan mengenai Mahkamah Konstitusi, berikut ini adalah kewajiban, wewenang serta fungsi yang dimiliki oleh Mahkamah konstitusi dalam sistem pemerintahan :

Kewajiban Mahkamah Konstitusi:

  • Wajib memberi putusan atas pendapat Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengenai dugaan pelanggaran oleh Presiden dan Wakil Presiden menurut UUD 1945.

Wewenang Mahkamah Konstitusi:

Adapun Wewenang atau Tugas Mahkamah Konstitusi dapat diketahui pada poin-poin berikut ini :

  • Mengadili tingkat pertama dan terakhir yang keputusannya bersifat final untuk menguji Undang-Undang terhadap UUD.
  • Menguji Undang-Undang terhadap Undang-Undang Dasar 1945.
  • Memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  • Memutus pembubaran partai politik.
  • Memutus perselisihan tentang hasil pemilihan umum.

Fungsi Mahkamah Konstitusi

dapat disimpulkan dari berbagai teori dan penjelasan UU Mahkamah Konstitusi, yaitu:

  • Sebagai pelaksana kekuasaan peradilan dalam sistem konstitusi.
  • Menangani perkara tertentu dibidang ketatanegaraan.
  • Sebagai The Guardian of Constitution.
  • Sebagai penafsir konstitusi.

Mahkamah Konstitusi beranggotakan Sembilan orang hakim konstitusi, yaitu:

  • Tiga orang diajukan oleh MA.
  • Tiga orang diajukan oleh DPR.
  • Tiga orang diajukan oleh presiden.

Susunan Mahkamah Konstitusi terdiri dari seorang ketua, seorang wakil ketua, dan 7 orang anggota. Dalam UUD 1945 juga ditegaskan bahwa hakim konstitusi harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  • Memiliki kepribadian yang tidak tercela, adil, negarawan yang menguasai konstitusi dan ketatanegaraan.
  • Tidak merangkap sebagai pejabat Negara (Pasal 24 C ayat 5).

Selain syarat diatas, terdapat syarat lain seperti yang tercantum dalam Pasal 16 UU No. 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi wajib memenuhi syarat sebagai berikut:

  • Warga Negara Indonesia.
  • Berpendidikan sarjana hukum.
  • Berusia sekurang-kurangnya 40 tahun pada saat pengangkatan.
  • Tidak pernah dijatuhi pidana penjara dengan hukuman 5 tahun atau lebih.
  • Tidak sedang dinyatakan pailit berdasarkan keputusan pengadilan.
  • Mempunyai pengalaman kerja di bidang hukum sekurang-kurangnya 10 tahun.
  • Membuat surat pernyataan tentang kesediaan untuk menjadi hakim konstitusi.

Baca Juga : Pengertian Mahkamah Agung

Recommended For You

About the Author: canadagooseoutlet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *