Cara Budidaya Tanaman Sukun Untuk Pemula

Cara Budidaya Tanaman Sukun Untuk Pemula – Sukun adalah buah yang bisa dibuat untuk cemilan, daging buahnya putih teksturnya lembut, terkadang kalau sudah dikukus warnanya agak kekuning-kuningan.

Cara Budidaya Tanaman Sukun Untuk Pemula
Cara Budidaya Tanaman Sukun Untuk Pemula

Orang Eropa sering menyebutnya dengan Breadfruit karena mungkin seperti roti. Buah sukun memiliki nama ilmiah Artocarpus altilis. Sukun banyakditemukan didaerah tropis yang masih bersaudara erat dengan tanaman Timbul dan Keluwih.

Kali ini saya akan membahas tentang tata cara budidaya tanaman sukun.

  • Syarat Tumbuh

Sukun dapat tumbuh dengan baik pada daerah dataran rendah dengan ketinggian dibawah 600 mdpl namun masih tetap dapat tumbuh pada ketinggian 1500 mdpl dengan suhu sekitar 20-40˚C, intensitas hujan sekitar 2000-3000 mm/tahun serta memiliki kelembapan sekitar 70%-90%.

  • Budidaya Sukun

Pembibitan sukun hanya dapat dilakukan dengan cara vegetatif karena dia tidak memiliki biji yakni dengan cara stek pucuk,okulasi atau cangkok dan stek akar.

Namun biasanya masyarakat lebih menyukai dengan cara cangkok atau stek akar.
Akar samping yang tumbuh ditarik ke permukaan, lalu dipotog sepanjang 10-20 cm kemudian disemai. Kemudian akan muncul akar ke permukaan yang kita sebut tunas,tunas inilah yang akan kita potong dan kita jadikan bibit kawan-kawan.

Setelah bibit telah mencapai ketinggian sekitar 70 cm , bibit dapat dipindahkan ke lahan tanam. Lubang tanam yang digunakan untuk menanam yaitu berukuran sekitar 40 cm x 40 cm x 30 cm. Setelah lubang jadi, setiap lubang diberi pupuk kandang matang yaitu 10 kg/lubang tanam.

Setelah bibit ditanam berilah perlindungan dari sinar matahari menggunakan daun kelapa dan jangan lupa beri air yang cukup saat musim kemarau agar tidak mati tanamannya.

  • Pemeliharaan Tanaman Sukun

Jangan terlalu sering melakukan pemangkasan pada cabang tanaman sukun. Namun jika bentuk percabangan tanaman belum bagus, maka perlu dilakukan pemangkasan batang utamanya agar memiliki lebih banyak tunas.

Lakukan pemupukan setiap 3 bulan sekali dengan menggunakan pupuk NPK (15:15:15) sengan dosis yqang diberikan sekitar 20 sampai 100 gram per tanaman setiap tahun disesuaikan dengan usia tanaman sukun. Setelah tanaman sukun sudah mulai cukup berbuah, pemupukan hanya perlu dilakukan sebanyak 1 hingga 2 kali dalam setahun sebelum berbunga dan setelah panen sukun.

  • Hama dan Penyakit Tanaman Sukun

Hama yang sering menyerang tanaman sukun antara lain pengerek batang atau Xyleberus sp dan lalat buah atau Dacus sp. Untuk mengatasi serangan ham pengerek batang dapat dilakukan dengan cra lubang bekas kerekan pada batang dapat ditutup dengan disumbat menggunakan aspal atau disemprot atau disiram dengan insektisida sistemik.

Penyakit yang sering dialami oleh tanaman sukun antara lain disebabkan oleh Fusarium sp yakni mati sekitar wilayah  pucuk,  dan Rhizopus sp yang menyebabkan busuk tangkai buah.

Recommended For You

About the Author: canadagooseoutlet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *