Jenis-jenis dan Penjelasan Wacana

Jenis-jenis dan Penjelasan Wacana – Sebagian besar masyarakat Indonesia mengartikan wacana sebagai sumber bacaan. Namun, itu adalah pengertian wacana secara sederhana. Wacana memiliki arti yang lebih spesifik yang disertai dengan ciri-ciri wacana, bentuk-bentuk wacana, dan jenis-jenis wacana.

Definisi Wacana

Pengertian Wacana merupakan bagian dari kesusastraan dengan posisi tertinggi. Wacana juga dikaitkan dengan koherensi dan kohesi. Koherensi diartikan sebagai kesinambungan bacaan dalam membentuk teks yang utuh.

Ciri-ciri Wacana

Selain mengenal wacana melalui definisinya, wacana juga dapat dikenali melalui ciri-ciri wacana itu sendiri. Beberapa di antaranya adalah:

  • Ditentukan oleh tema
  • Memiliki level bahasa yang tinggi
  • Bacaan bersifat berkesinambungan
  • Hubungan wacana bersifat kherensi dan kohesi
  • Media penyampaian dapat berupa lisan dan tulisan

Baca Juga : Contoh Akulturasi

Jenis-jenis Wacana

Jenis-jenis dan penjelasan wacana dibedakan berdasarkan penyampaiannya, di antaranya adalah:

  1. Wacana Lisan

Sesuai dengan jenisnya, wacana lisan disampaikan dengan cara menuturkannya.  Ciri-ciri wacana lisan meliputi penuturan secara langsung dengan menyimak secara intensif, penyampaian wacana lisan pada umumnya dilengkapi dengan gerak tubuh yang sesuai, durasinya yang lebih singkat, dan mendeskripsikan tentang kehidupan sehari-hari.

  1. Wacana Tulis

Berbeda dengan wacana lisan, wacana tulisan dirincikan melalui tulisan. Adapun contoh wacana tulisan ialah berupa novel, ensiklopedi, dan lainnya. Pada umumnya, wacana tulisan berisi informasi dan ciri-ciri kesusastraan yang lengkap.

  1. Wacana dan Pelibatannya

Jenis-jenis wacana juga dibagi berdasarkan pelibatannya, seperti:

  • Dialog

Dialog merupakan wacana yang mengandung respon atau komentar satu dengan lawan bicara lainnya.

  • Monolog

Wacana monolog dapat diartikan sebagai wacana yang tidak mengandung respon secara langsung seperti ceramah atau pidato.

  • Polilog

Polilog merupakan jenis wacana yang memiliki multi peran atau terjadinya banyak pergantian.

  1. Paparan Wacana

Wacana terpapar menjadi lima bagian, yaitu:

  • Wacana argumentasi

Wacana argumentasi merupakan wacana yang berisi pendapat mengenai pembahasan sesuatu.

  • Wacana deskripsi

Wacana deskripsi berisi tentang informasi mengenai suatu hal secara terperinci.

  • Wacana eksposisi

Wacana eksposisi merupakan wacana yang berisi alasan logis mengenai suatu hal.

  • Wacana narasi

Wacana narasi merupakan wacana yang berisi tentang rangkaian cerita yang disampaikan secara runut. Di akhir wacana tersebut berisi tentang pelajaran dan hikmah.

  • Wacana persuasi

Wacana persuasi berisi ajakan tentang suatu hal atau kegiatan tertentu.

Baca Juga : Definisi Desentralisasi

Recommended For You

About the Author: canadagooseoutlet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *