Komponen-Komponen dalam Modal Sosial

Komponen-Komponen dalam Modal SosialPengertian Modal sosial yaitu sumber daya yang dapat dipandang sebagai investasi untuk mendapatkan sumber daya baru. Seperti yang diketahui bahwa sesuatu yang disebut daya adalah sesuatu yang dapat dipergunakan untuk dikonsumsi, disimpan dan diinvestasikan.

Sumber daya yang digunakan untuk investasi disebut sebagai modal. Pada modal sosial, lebih menekankan pada potensi kelompok dan pola-pola hubungan antar individu dalam suatu kelompok dan antar kelompok dengan ruang perhatian terhadap pada jaringan sosial, norma, nilai, dan kepercayaan antar sesama yang lahir dari anggota kelompok dan  menjadi norma kelompok.  Modal sosial juga sangat dekat dengan terminologi sosial lainnya seperti yang dikenal sebagai kebajikan sosial.

Modal sosial timbul dari interaksi antara orang dengan orang lainnya dalam suatu komunitas. Pengukuran modal sosial dapat dilihat dari interaksi baik indiviual maupun institusional, seperti terciptanya atau terpeliharanya kepercayaan antar warga masyarakat.

Komponen-Komponen Modal Sosial

Terdapat tiga jenis komponen dalam modal sosial yaitu kepercayaan (trust), nilai dan norma, dan jaringan sosial (network). Berikut penjelasan dari ketiga komponen modal sosial:

  • Kepercayaan (Trust)

Kepercayaan berfungsi untuk meminimalisasi bahaya yang berasal dari aktivitas tertentu. Kepercayaan biasanya terikat bukan kepada risiko, namun kepada berbagai kemungkinan.

Kepercayaan memperbesar kemampuan manusia untuk bekerjasama bukan didasarkan atas kalkulasi rasional kognitif, tetapi melalui pertimbangan dari suatu ukuran penyangga antara keinginan yang sangat dibutuhkan dan harapan secara parsial akan mengecewakan.

  • Nilai dan Norma

Nilai dan norma adalah hal dasar yang ada pada proses interaksi sosial. Nilai dan norma mengacu pada bagaimana seharusnya individu bertindak dalam masyarakat. Norma merupakan bagian dari modal sosial yang terbentuknya tidak diciptakan oleh pemerintah atau birokrat.

  • Jaringan Sosial (Network)

Jaringan sosial adalah bangunan dan memelihara hubungan pribadi dan profesional untuk menciptakan sebuah sistem atau rantai informasi, kontak, dan dukungan.

Baca Juga :

Jaringan sosial baik dapat digunakan untuk tujuan positif maupun negatif tergantung pada tujuan setiap orang. Jika digunakan untuk tujuan yang positif maka tidak bertentang dengan dengan nilai-nilai dan norma-norma sosial yang ada dalam masyarakat atau negara. Dan sebaliknya jika digunakan untuk tujuan yang negatif maka bertentangan dengan nilai-nilai dan norma-norma tersebut.

Ada banyak fungsi jaringan sosial, beberapa diantanya adalah sebagai berikut:

  1. Jaringan sangat berguna bagi mereka yang menginginkan kemajuan dalam sebuah organisassi seperti juga bagi mereka yang ingin mencari peluang-pelunag karir yang baru,
  2. Jaringan membantu anda mengembangkan efektivitas anda bila mencari sebuah konsep baru, memulai sebuah proyek baru, atau mengembangkan sebuah gagasan produk baru,
  3. Dengan bekerja sama, dalam jaringan, anda dapat belajar tentang bisnis yang lebih luar dalam organisasi anda, mengambil tantangan dan kesempatan yang ada..
  4. Dan masih banyak lagi fungsi jaringan social dalam kehidupan ini.

Recommended For You

About the Author: canadagooseoutlet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *