Pengertian Dan Proses Terbentuknya Trombosit

Pengertian Dan Proses Terbentuknya Trombosit – Darah adalah komponen penting pada mahluk hidup seperti binatang hingga manusia. Darah memliki dua komponen yaitu plasma darah dan butir-butir darah.

Plasma darah adalah bagian cair darah yang terdiri dari air, elektrolit, dan protein darah.

Sedangkan butir-butir darah terdiri dari eritrosit (sel darah merah), leukosit (sel darah putih) dan trombosit (butir pembeku-platelet).

Produksi eritrosit, granulosit, lypmposit, monosit dan trombosit terjadi pada sumsum tulang belakang. Sel-sel darah memiliki fungsi yang berbeda-beda, begitu pula dengan jangka waktu hidupnya juga berbeda-beda.

Sel-sel yang mati akan digantikan dengan sel-sel yang baru.

Pengertian Trombosit adalah sel komponen seluler darah yang berfungsi sebagai proses pembekuan darah. Trombosit sangat berperan pada saat terjadi luka atau kebocoran pembuluh darah.

Pada umumnya manusia memiliki jumlah trombosit 150.000 – 400.000 trombosit per mikro liter darah. Masa hidup trombosit antara 5-9 hari dalam darah, trombosit yang telah mati akan dihilangkan dari aliran darah oleh organ limpa dan digantikan trombosit baru.

Fungsi Trombosit

Fungsi utama trombosit ialah sebagai pembekuan darah atau platelet. Ketika pembuluh darah mengalami luka atau bocor, maka tubuh akan melakukan 3 mekanisir utama guna menghentikan pendarahan yang sedang berlangsung, yaitu :

  1. Melakukan kontriksi (pengkerutan) pada bagian pembuluh darah yang sedang terluka.
  2. Aktivitas komponen pembekuan darah lainnya pada plasma darah.
  3. Aktivitas trombosit.

Reaksi yang dapat kita rasakan ketika terjadi luka yaitu dengan mengkerutnya pembuluh darah yang sedang terluka, agar darah yang keluar menjadi lebih sedikit. Trombosit akan menyampaikan sinyal pada trombosit lain agar menuju area cedera untuk membantu menutup luka.

Proses Pembentukan Trombosit

Pembentukan trombosit terjadi pada sumsum tulang melalu i fragmentasi sitoplasma megakariosit. Produksi trombosit mengikuti pembentukan mikrovesikulus dalam sitoplasma sel yang bersatu membentuk membran batas pemisah trombosit. Setiap megakariosit dapat menghasilkan 4000 trombosit. Proses pembetukan trombosit dapat berlangsung sekitar 10 hari pada manusia.

Trombopoietin merupakan pengatur utama pada produksi trombosit dan dihasilkan oleh hati dan ginjal. Trombosit memiliki reseptor untuk trombopoetin (C-MPL) dan mengeluarkannya dari sirkulasi.

Baca Juga :

Kadar trombopoietin tinggi pada trombositopenia karena aplasia sumsum tulang dan sebaliknya. Sepertiga dari trombosit keluaran smsum tulang bisa terperangkap dalam limpa yang normal, dan bisa meningkat jumlahnya menjadi 90% pada kasus splenomegali berat.

Recommended For You

About the Author: canadagooseoutlet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *