Pengertian dan Wewenang Bank Sentral

Pengertian dan Wewenang Bank Sentral – Kali ini kita akan membahas mengenai pengertian serta wewenang dari bank sentral, tentunya semua orang saat ini sudah banyak menabung di bank, serta membuat kartu kredit maupun debit, namun apakah kalian tahu apa yang dimaksud dengan bank sentral? Agar tidak bingung harus simak penjelasan berikut.

Pengertian dan Wewenang Bank Sentral
Pengertian dan Wewenang Bank Sentral

Bank sentral indonesia sendiri dipegang oleh bank indonesia , menurut UU No 23 tahun 1999 tentang bank indonesia, bank indonesia merupakan lembaga yang independen yang bebas dari campur tangan pemerintah dan pihak – pihak lainnya, kecuali untuk hal hal yang di atur dalam undang-undang tersebut.

Sedangkan bang sentral, pada umumnya adalah sebuah instansi yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter di wilayah negara tersebut, bang sentral sendiri berusaha untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, stabilitas sektor perbankan, dan sistem financial suara keseluruhan.

Baca : Mengemas Adalah …

Adapun fungsi dari bank sentral adalah sebagai bank dari pemerintah dan sebagai bank dari bank umum (bankers bank) sekaligus untuk mencapai dan memelihara kestabilan rupiah, selain fungsi yang telah disebutkan tadi, tugas dari banks sentral diantaranya adalah:

  • Mengatur dan mengawasi bank.
  • Mengatur dan mengawasi kelancaran sistem pembayaran.
  • Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter.
  • Sebagai penyedia dana terakhir (last rending resort), bagi bank umum dalam bentuk bantuan likuiditas bank indonesia (BLBI).

Kewenangan Bank Sentral

  • Menetapkan sasaran-sasaran moneter, dengan memeperhatikan sasaran laju inflasi
  • Melakukan pengendalian moneter, dengan menggunakan berbagai instrumen kebijakan moneter (operasi pasar terbuka, fasilitas diskonto, penetapan giro wajib minimum)
  • Meliputi mengeluarkan, mengedarkan, menarik, dan memusnahkan uang rupiah, serta termasuk menetapkan macam, harga, ciri uang, bahan yang digunakan, serta tanggal mulai berlakunya.
  • Meliputi kewenangan untuk memberi izin pada pihak lain untuk menyelenggarakan sistem pembayaran, mengatur sistem kliring dan menyeleggarakan kliring antar bank serta menyelenggarakan penyelesaian akhir (setelmen ) transaksi pembayaran antar bank.
  • Memberikan serta mencabut izin atas kelembagaan dan kegiatan usaha tertentu dari bank.
  • Menerapkan peraturan dibidang perbank kan.
  • Mengadakan pengawasan bank baik secara langsung atau tidak .
  • Mengenakan sanksi kepada bank sesuai perundang-undangan.

Nah itu saja yang bisa dijelaskan pada artikel kali ini, semoga bermanfaat dan bisa membantu, jangan lupa share, sekian dan terimakasih.  

Baca : Komponen Modal Sosial

Recommended For You

About the Author: canadagooseoutlet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *