Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Para Ahli

Pengertian Mobilitas Sosial –¬†Hidup tidak selalu berjalan statis. Dalam menjalani hidup bermasyarakat selalu terjadi perubahan. baik itu perubahan karir, keadaan ekonomi, maupun status sosial.

Perubahan, terutama yang berkaitan dengan status sosial di masyarakat dikenal dengan istilah mobilitas sosial.

Mobilitas sosial pertama kali dikenalkan oleh Pitirim Sorokin, seorang sosiolog berkebangsaan Rusia.

Selain Pitirim Sorokin, terdapat beberapa ahli yang membahas mengenai pengertian mobilitas sosial, antara lain

  1. Edward Ransfrod (dalam Sunarto) mengungkapkan bahwa mobilitas sosial merupakan perpindahan ke atas atau ke bawah dalam suatu lingkungan secara hirarki
  2. Kimball Young dan Raymond W. Mack menyebutkan pengertian mobilitas sosial sebagai suatu gerak dalam struktur sosial yang mengatur suatu organisasi melalui pola-pola tertentu
  3. menurut Paul B. Horton, mobilitas sosial merupakan perpindahan dari satu kelas sosial ke kelas sosial yang lain
  4. sedangkan pencetus ide mengenai mobilitas sosial sendiri, Pitirim Sorokin menyebutkan perubahan sosial sebagai perubahan yang terjadi di masyarakat. Perubahan ini tergantung dari seberapa maju suatu peradaban atau masyarakat itu, sehingga tidak mungkin perubahan sosial yang sama terjadi antar dua kelompok masyarakat
  5. pendapat yang lebih lengkap mengenai mobilitas sosial diungkapkan oleh Aldrigde yang menyatakan bahwa mobilitas sosial adalah suatu perubahan atau kesempatan untuk melakukan pergerakan antara kelas sosial yang berbeda atau kelompok pekerjaan yang berbeda. Perubahan itu bisa menguntungkan ataupun tidak menguntungkan dalam hal pendapatan, kepastian kontrak kerja, kesempatan untuk berkembang dan hal lain.

Seperti disebutkan oleh Aldrigde, bahwa mobilitas sosial berpusat pada kesempatan. Tiap anggota masyarakat tak selalu mendapatkan kesempatan yang sama dalam mobilitas sosial yang akan menguntungkan kehidupan.

Sehingga perubahan pada mobilitas sosial tidak selalu menunjukkan peningkatan pada status atau kondisi hidup suatu individu atau kelompok sosial.

Perubahan sosial juga bisa berupa perubahan secara vertikal keatas yaitu perubahan keadaan ekonomi atau status sosial ke cakupan yang lebih baik atau perubahan vertikal kebawah yang berarti orang yang atau suatu kelompok masyarakat mengalami penurunan status atau keadaan sosioekonomi.

Perbedaan kesempatan dalam mobilitas sosial dapat terjadi karena banyak hal, antara lain stuktur sosial masyarakat, yang memungkinkan suatu masyarakat tak dapat melakukan mobilitas sosial sama sekali, kelas, bahkan gender pun dapat memengaruhi ada tidaknya kesembatan dalam melakukan mobilitas sosial.

Baca Juga : Pengertian Akulturasi

Recommended For You

About the Author: canadagooseoutlet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *