POLIMER ADALAH….

POLIMER ADALAH…. – Perkembangan industri polimer sudah dimulai dari zaman revolusi industri. Pada akhir tahun 1830-an seorang tokoh bernama Charles Goodyear memproduksi karet yang alami yang prosesnya dikenal sebagai vulkanisasi. Kemudian, pada tahun 1870-an, celluloid di komersialisasikan. Kemudian, pada tahun 1930-an penelitian mengenai polimer terus berkembang dan berlangsung hingga sekarang.

POLIMER ADALAH….
POLIMER ADALAH….

Saat ini, polimer sudah banyak digunakan oleh manusia dalam bentuk aspal, permen karet, minyak, dan juga damar. Polmer didefinisikan sebagai substansi yang berisi molekul-molekul dengan satu rangkaian atau lebih unit monomer. Contoh dari polimer antara lain : protein, karbohidrat, lemak, teflon, nilon, dll. Sementara itu, monomer adalah zat yang dapat dibentuk menjadi polimer, misalnya etilen yang dapat dikonversi menjadi polietilen.

Pembentukan polimer yang berasal dari monomer disebut sebagai reaksi polimerisasi yang dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :

  • Polimerisasi adisi

Polimerisasi adisi adalah polimerisasi yang terjadi pada monomer dengan ikatan rangkap. Biasanya monomer yang direaksikan dengan polimerisasi adisi merupakan senyawa alkena serta turunannya. Contoh dari reaksi pembentukan polimerisasi adisi : terbentuknya PVC dari vinil klorida.

  • Polimerisasi kondensasi

Polimerisasi kondensasi merupakan gabungan monomer yang reaksi kimianya terjadi pada dua gugus fungsi berbeda pada masing-masing monomer. Polimerisasi kondensasi dapat terjadi dengan syarat masing-masing monomer memiliki paling sedikit dua gugus fungsi yang sifatnya reaktif. Contoh dari reaksi pembentukan polimerisasi kondensasi : terbentuknya poliester.

Polimer dapat diklasifikasikan menjadi 3 jenis menurut sumbernya : (1) polimer alami, (2) polimer semisintetis, dan (3) polimer sintetis. Selanjutnya, jika berdasarkan sifatnya maka polimer dikelompokkan menjadi 3, yaitu : (1) Termoplastik : polimer yang dapat dibentuk ulang serta dapat menjadi lunak jika dipanaskan. Contohnya : PP, teflon, PVC,dll ; (2) Termosetting : polimer yang tidak dapat dibentuk ulang serta tidak akan melunak walaupun dipanaskan. Contohnya : bakelit, plastik kemasan, dll ; (3) Elastomer : polimer yang dapat memanjang jika ditarik, kemudian akan kembali ke bentuknya semula jika gaya tarik tersebut tidak diberikan lagi. Contohnya : poli isoprena.

Recommended For You

About the Author: canadagooseoutlet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *