Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Jahe

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman JaheTanaman jahe adalah tanaman yang dikenal memiliki banyak manfaat.

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Jahe
Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Jahe

Jahe sendiri bermanfaat untuk detoksifikasi, mengatasi masalah pencernaan, melindungi diri dari kanker, dan masih banyak lagi. Jahe juga sering dimanfaatkan untuk menghangatkan badan ketika berada di daerah yang dingin dan mengurangi rasa mual.

Karena memiliki banyak manfaat, banyak masyarakat yang ingin menanam atau membudidayakan tanaman jahe. Tanaman jahe juga termasuk tanaman yang mudah dibudidayakan.

Namun, kendala paling besar saat budidaya tanaman jahe adalah adanya serangan hama dan penyakit yang menyerang tanaman jahe.

Jenis hama pada Tanaman Jahe

  1. Kepik (Epilahre sp)

Ciri – ciri tanaman jahe yang terkena serangan kepik adalah daun jahe akan terlihat bergerigi, berlubang dan berubah warna menjadi kecokelatan. Cara penanggulangan kepik sendiri dengan menyemprotkan dengan larutan pestisida berbahan aktif, seperti Betasiflutrin dan Pronofos.

  1. Kumbang (Araeceras fassicularis)

Ciri – ciri tanaman jahe yang terkena serangan kumbang adalah rimpang akan berubah bentuk menjadi abnormal, seperti membulat dan tidak beraturan. Cara penanggulangan kumbang sendiri dengan penggunakan larutan insektisiada, dan nematisida, seperti Karbofuran dengan dosis 1 gram/tanaman jahe.

  1. Nematoda (Melodogyne sp)

Ciri – ciri tanaman jahe yang terkena serangan nematode adalah pada bagian akar terdapat benjolan/bintil kecil, dan rimpang akan berubah warna menjadi kecoklatan. Cara penanggulangan nematoda sendiri dengan penggunaan pestisida nabati ekstrak nimba, sanitasi, dan rotasi lahan.

  1. Ulat Penggerek Akar

Ciri – ciri tanaman jahe yang terkena serangan ulat penggerek akar adalah akar tanaman jahe akan rusak, kering dan bahkan lama kelamaan tanaman jahe akan mati akibat kekurangan nutrisi dan unsur hara. Cara penanggulangan ulat penggerek akar dengan penggunaan larutan insektisida berbahan aktif, seperti Karbofuran, Bensulta atau Bisultap dengan dosis yang sesuai.

Penyakit pada Tanaman Jahe

Penyakit Bercak Daun

Penyebab dari penyakit bercak daun ini adalah Jamur/cendawan Cersospora atau Phyllosticta. Gejala yang dialami pada tanaman adalah pada daun akan terdapat bercak, berwarna abu-bau hingga kecoklatan, dan daun akan membusuk serta tanaman akan mati. Cara pengendalianya adalah dengan penggunaan larutan fungisida, seperti Aceobat 50 WP.

  1. Penyakit Layu Bakteri

Penyebab dari penyakit layu bakteri ini adalah bakteri  Solanacearum. Gejala yang di alami pada tanaman adalah daun yang menggulung dan rimpang akan membusuk bila di potong akan mengeluarkan cairan berwarna putih.

Recommended For You

About the Author: canadagooseoutlet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *